Showing posts with label bike. Show all posts
Showing posts with label bike. Show all posts

Wednesday, March 16, 2011

[yeti 575] build a bike with the style

[pesona]
membangun sepeda adalah pengalaman pertamaku, setelah selalu membeli beberapa mtb full bike alias sudah dirangkai jadi. pertama sebelum membangun sepeda, kita harus menentukan peruntukannya, apakah xc, trail, all mountain atau bahkan free ride atau downhill. aku memutuskan antara trail dan all mountain, jadi travelnya sekitar 5 - 6inch, lebih dari itu tidak ada gunanya buatku.

Dari beberapa brand, akhirnya Yeti pilihanku, tentunya ada dua pilihan Yeti ASR5 atau Yeti 575, dan pilihan jatuh pada Yeti 575 karena ada tambah 3/4 inch dibanding ASR5. Yeti 575 relatif sulit dicari saat itu, di Formula ada 575 ukuran XS putih, sedangkan B Bike 575 putih tapi harganya cukup selangit ... katanya discount di online sudah selesai dan balik ke harga awal. Setelah berapa lama Akiong kabarin ada 575 hitam, dan setelah nego harga akhirnya didapatlah frame impian.

Jalan untuk merancang sudah dimulai, merah dalam hitam akan membuat sangar si 575 ini dan itulah tujuan utama. all in all, yeti 575 terangkai dengan komponen sbb:
- Frame: 2010 Yeti 575/Black, with silver on chain guard
Crank: Raceface Deus 3x10/Red in Black (incl. Bottom Bracket)
Pedal: *Crankbrother 5050/Red in Black
Seatpost: KS Adjustable Height Seatpost i900 with remote
Saddle: SDG Bel Air Cr/Red in Black
- Fork: 2011 Fox 32 Talas 150mm FIT RLC with 15QR/Black
Headset: Chrisking / Black with red spacer Tokken
Stem: Thomson Elite X4 MTB Stem (50mm, 0degree, 31.8mm)/Black
Handlebar: Raceface Deus/Black
Grips: Raceface/Red
- Rim: ZTR Flow / Red in Black
Hub: Hope Pro II/Red
Spoke: MAC 254mm / Red (2 x 32ea)
Nipple: MAC / Red (2 x 32ea)
Tube: Maxxis 26" x 1.90" - 2.35" (2ea)
Tire Front: Schwalbe 26" x 2.35"
Tire Rear: Intense 26" x 2.00"
- Groupset: Shimano XT 10 Speed/Black & Silver
FD: Shimano M771 XT
RD: Shimano M773 XT
Brake: Shimano M775 XT
Rotor: A2Z Rotor TY SP4 180mm (2ea)
Cassette: Shimano CS-M771 XT
Chain: Shimano HG94
Shifter: Shimano SL-M770



Saturday, February 12, 2011

trek sentul - gunung geulis - bojong koneng - sentul

[sentul]
minggu ini, kita berdua belas bersepeda untuk mengulang trek minggu lalu yang dilakukan kita berlima ke arah gunung geulis dan rainbow hill, trek awal yang sama dengan minggu yl - tanjakan dengan medan cross country. sesampainya di warung setelah gerbang gunung geulis ada beberapa pilihan trek, trek jalanan yang menyusuri tanjakan rainbow hill seperti minggu yl, menuruni jalur ke setopan ciawi dan memutar balik ke belanova. kita ketemu dengan c3 yang mengarah jalur berbeda, yaitu bojong koneng. trek ini dimulai dengan turunan cukup tajam, dan setiap turunan adalah sorga gowesser, apalagi setelah tanjakan.

ke arah rainbow hill sudah bukan opsi lagi, karena tanjakan yang panjang sudah terlihat di depan mata dari warung ini dan akan ada tanjakan lagi di rainbow hill. perbandingan yang tidak seimbang, menurut perkiraan kita. diawali dengan tim c3 yang melaju duluan, kita mengikuti dari belakang dan ternyata turunan tersebut sangat pendek sebelum berikutnya tanjakan panjang. trek ini, sangat mengasyikkan buat yang menggunakan hardtail. ternyata trek ini crossing dengan jalur minggu yl setelah keluar dari gunung geulis tetapi sebelum memasuki rainbow hill.

di sini kita kembali melakukan keputusan yang "salah" untuk menghindari tanjakan di jalur rainbow hill ke arah sentul, kita berbelok ke kanan mengarah ke perumahan gunung geulis permai dan tanjakan jalan batupun dimulai untuk mengarah ke bojong koneng. di km 0 mengarah ke sentul adalah sorga gowesser yang menurun dengan kecepatan tinggi. untung jalan sudah di hotmix, terakhir ke sini jalanan masih rusak. acara diakhiri dengan makan siang di psk.

jarak tempuh trek ini sekitar 32km dan sepeda hardtail mungkin alat yang ampuh untuk menaklukkannya disamping tentunya dengkul dan betis, alat p3k balsem sangat dianjurkan untuk dibawa

km 0, bojong koneng

turunan yang meliuk dibawah sebelum tanjakan yang terjal, di depan ada warung yang cocok untuk istirahat sesaat sebelum meneruskan tanjakan ke arah bojong koneng

tempat pemberhentian berikut, di sini jalur cukup landai ... istirahat foto dengan usapan balsem di betis
di gunung geulis sebelum dan sesudahnya tanjakan panjang lagi
tanjakan pendahuluan setelah melewati gunung geulis golf course

di jembatan kayu sebelum tanjakan pendahuluan ke arah golf resort gunung geulis

Wednesday, February 06, 2008

[bike] bicycle we want to ride our bikes





[kampus ui]

minggu pagi, kita - saya, noval (11) dan oki (5) - bersiap-siap untuk bersepeda di kampus ui. tiga sepeda dinaikkan di mobil dan kitapun melaju, tidak lupa membawa kamera digital dan tripod kecil untuk mengabadikan momen ini.

sepeda dimulai dari dekat saung mak engket, bertiga menyusuri tepi situ di jalan setapak. berdua tampak mahir menyusuri jalan setapak di tepian situ tanpa ragu atau takut. ketika menemui jembatan bambu baru mereka minta untuk sepedanya diangkut satu per satu ke seberang situ. bahkan oki tidak berani berjalan di atas dua bilah kayu tetapi duduk di antaranya dan merayap menuju ke seberang. kali pertama bagi mereka untuk menemui "jembatan" seperti ini.

dari situ, kita memasuki hutan kota menuju ke fakultas teknik. dari sini kita mencari jembatan teksas yang menghubungkan fakultas teknik dan sastra yang melintasi sebuah situ yang cukup besar - dahulu daerah ini masih dapat ditemui sawah, yang kemudian ditenggelamkan untuk membuat situ seperti sekarang ini.

dari sini kita menuju rektorat, sempat beristirahat sejenak sebelum berdua ingin segera pulang. kita menuju saung mak engket melalui pavement yang sepertinya disediakan buat pejalan kaki dan pengendara sepeda.

setelah kembali menaikkan sepeda ke mobil, saya siap untuk mengantar pulang dan mereka siap tertidur pulas di perjalanan.

lain waktu, oki meminta untuk mengendarai sepeda dari rumah menuju belanova. dan dia mampu melakukannya tanpa mengeluh, seorang anak teka yang tangguh.